Bandung --- Peran Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemdikbud) perlu ditingkatkan. Agar mampu berkontribusi besar dan signifikan terhadap pendidikan dan kebudayaan maka Badan ini harus menjadi penunjuk arah atau kompas kementerian.
Balitbang akan mengembangkan berbagai kegiatan yang bersifat futuristik, antisipatif, responsif, dan analitis. "Peran kami ke depan dapat mewarnai pendidikan," kata Kepala Balitbang Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro pada pembukaan Seminar Kampanye Nasional dengan tema “Peran Penelitian dan Pengembangan dalam Pembangunan Karakter Bangsa” di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/12) malam.
.
Khairil menjelaskan, Balitbang harus mempunyai dimensi horizon ke depan dan bukan pemikiran sesaat. Balitbang harus dapat memikirkan bagaimana bentuk pendidikan pada 2045, dengan memperhatikan berbagai perkembangan global dan perubahan lingkungan."Mampu memprediksi bentuk pendidikan yang cocok seperti apa, sehingga dapat menghasilkan tenaga pendidik dan tenaga yang bisa bekerja di berbagai sektor yang mampu menjawab tantangan saat itu," ucapnya.
Balitbang juga harus dapat mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Dia mencontohkan, adanya pendidikan luar negeri yang masuk ke Indonesia. "Perlu diantisipasi dampak negatif yang terjadi dan kebijakan apa yang diperlukan untuk mengurangi dampak negatif tersebut."
Selanjutnya, kemampuan responsif juga perlu dimiliki agar dapat segera memberikan masukan ke kementerian. “Kemudian, kemampuan analitis, berarti Balitbang menggunakan metode yang akurat dan handal untuk menarik kesimpulan dari permasalahan,” tutur Khairil.
Kegiatan seminar yang berlangsung selama dua hari ini digagas sebagai upaya memublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan, yang meliputi indikator makro pendidikan, peta jalan (roadmap) penelitian kebijakan pendidikan, rencana strategis Balitbang Kemdikbud 2010-2014, polling kebijakan pendidikan maupun produk-produk lainnya kepada para pemangku kepentingan. Dengan demikian, hasil-hasil penelitian, pemikiran, dan pengembangan pendidikan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengguna akhir.***
Sumber: http://www.kemdiknas.go.id



01.05
Marseno

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar